MARKAS

MARKAS
DARI JALAN KARTINI NO 26 MUNTILAN KAMI BERKARYA DAN MELAYANI MASYARAKAT KABUPATEN MAGELANG YANG GEMILANG MENUJU ORGANISASI KEMANUSIAAN YANG PROFESIONAL, MANDIRI, BERKARAKTER DAN DICINTAI MASYARAKAT

Selasa, 17 Juni 2014

Santunan Korban kecelakaan disalurkan



PMI Menyalurkan bantuan untuk korban kecelakaan grup kesenian yang terjadi di wilayah ngablak kabupaten magelang.Kecelakaan yg terjadi pada hari minggu, 15 juni 2014 sekitar jam 19.30 wib 
merenggut nyawa 5 korban meninggal dan belasan lainnya terluka dan dirawat di beberapa rumah sakit sekitar magelang, RS Muwardi solo, RSU Salatiga dan RSU Sarjito jogjakarta. 
Truk B9919WOA yang mengangkut rombongan kesenian lepas kendali dan akhirnya terguling.
Empat korban tewas abdul rozak ( 13 ) muhdakir (58),Wahono(35) giyono(48) 
warga dusun mantran kulon, Desa girirejo,kecamatan Ngablak kabupaten Magelang 
dimakamkan pada hari senin 16 juni 2014.  
Sementara Eko 15 th meninggal pada malam harinya setelah dirawat di RSU Sarjito jogjakarta.
Bantuan disampaikan oleh Mashadi Sekretaris PMI kabupaten magelang 
didampingi kepala markas.
Bantuan sebesar 100 kg beras dan uang santunan Rp. 5.500.000,- 
diterima secara simbolis oleh kepala desa Girirejo disela sela upacara pemakaman korban.



Minggu, 15 Juni 2014

Latihan Dasar Utama IPNU IPPNU Kabupaten Magelang



Bertempat di gedung NU kabupaten Magelang dilaksanakan latihan dasar utama bagi para anggota IPNU/IPPNU Kabupaten Magelang, salah satu materi yang diberikan adalah Sosialisasi PMI dan Pertolongan Pertama.
Kegiatan yang diikuti oleh 22 peserta yang berasal dari utusan kecamatan dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 14 s,d 15 juni 2014 dan difasilitasi oleh kepala markas PMI Kabupaten Magelang.
Nur khabib koordinator materi Pelatihan menginginkan adanya tindak lanjut dan kerjasama IPNU kabupaten dengan PMI dan disambut positif oleh kepala markas.
Pada kesempatan tersebut juga diwacanakan untuk alumni diklat dan pengurus akan mengadakan kerjasama dalam donor darah dan palayanan masyarakat lainnya.

Senin, 09 Juni 2014

RELAWAN MAKSIMAL


Dalam melayani masyarakat terutama dalam kedaruratan medis relawan PMI dituntut untuk selalu meningkatkan Ketrampilan, pengetahuan dan sikap nya.
untuk itu dilaksanakan gladi bagi relawan PMI Kabupaten Magelang.
kegiatan yang berlangsung sehari ini merupakan penambahan waktu orientasi dan diklat dasar yang telah dilaksanakan sebelumnya, dimana untuk menjadi seorang KSR calon anggota harus menempuh pendidikan 120 jam pelajaran.
tanpa memandang kapan bergabung seorang relawan PMI dituntut mahir dan mengenali alat bantu pelayanan.
Tas PP sebagai senjata andalan dalam palayanan pertolongan pertama perlu dipahami isi, jenis dan fungsinya.
Juga Ambulans yang merupakan kendaraan khusus yang dirancang untuk mengangkut penderita menuntut perhatian personil terkait dengan perlengkapan yang ada didalamnya.
Relawan yang terampil akan memahami bahwa ambulans bukan kendaraan untuk dipacu seperti mobil sport.
ambulans adalah kendaraan nyaman untuk penderita yang ditunjang dengan peralatan pendukung bagi penderita.




Selasa, 03 Juni 2014

Studi analisis PMR

selama  tiga hari dari tanggal 2 - 4 juni 2014 berlangsung entry data dalam rangka studi analisis pembinaan PMR th 2014.
PMI Kabupaten magelang terpilih dan tergabung dengan 5 kabupaten dijawa tengah  utk mencari responden yang terdiri dari, Pengurus PMR, PMR Aktif dan siswa Non PMR. metode pencarian data menggunakan FGD tiga kelompok dan wawancara thd responden.
adapun tujuan dari studi ini adalah :


1. Mengumpulkan informasi  mengenai  perkembangan pembinaan PMR di Indonesia periode 3 – 5 tahun terakhir
2. Menganalisis program PMR yang dilakukan dalam kurun waktu 5 tahun terakhir, kemajuan dan permasalahannya, mengapa terjadi, dan peluang di masa depan
3. Menyusun rekomendasi bagi program PMR yang lebih relevan dengan perkembangan jaman sebagai salah satu acuan bagi perencanaan program PMR di masa mendatang di semua tingkatan.